Sahabat Hijau, Bukan Sekadar Komunitas
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh👋
Halo mantemaan, kala mau berbagi pengalaman bergabung ke komunitas sahabat hijau (SAHI) nih. Pertama kali mendapatkan informasi penerimaan relawan itu via whatsapp, tertarik untuk mencoba karena ingin berkontribusi secara nyata untuk lingkungan. Tepatnya Februari tahun 2019, kala mengikuti tes wawancara di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Kota Banda Aceh.
Saat itu kala mengikuti wawancara dan praktek untuk sosialisasi dan edukasi mengenai pemilahan sampah. Setelah dinyatakan lulus menjadi volunteer komunitas sahi, kami di haruskan menyelesaikan 13 kegiatan Less Waste Event (LWE) selama tahun 2019. Alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan lancar dan semuanya saling membantu, saat itu pihak DLHK3 pun banyak mensupport setiap kegiatan yang sahabat hijau lakukan.
Awal bergabung, kala banyak sekali belajar terutama mengenai lingkungan, cara komunikasi yang efektif kepada masyarakat, dan banyak lainnya. Dari sahi pula kala banyak mengenal orang-orang hebat di Banda Aceh. Nah selanjutnya tahun 2020 awal, alhamdulillah melalui sahi pula kala ditawarkan pekerjaan di DLHK3 Banda Aceh. Alhamdulillah sekali ya memang rezeki itu datang dari arah yang tidak kita duga. Bermula dari kak seicha mengajak kala bergabung menjadi tim fasilitator pengelolaan sampah "mau gak gabung ke tim fasilitator DLHK3? ", MasyaAllah kalii. Jujur kala takut ya karena ini instansi pemerintahan, pengetahuan yang kala punya juga masih sangat dasar tentang pengelolaan sampah itu sendiri, tapi Alhamdulillah sudah diberi kepercayaan untuk bergabung ke tim fasilitator ini sampai tahun 2021. Dari awal bergabung jadi tim fasilitator pengelolaan sampah, kak yusrida selaku founder sahabat hijau dan juga salah satu Kabag di DLHK3 banyak sekali membantu dan mensupport kala, memberi masukan bagaimana berkomunikasi yang baik dengan instansi-instansi pemerintahan di Banda Aceh yang ikut dalam pemilahan sampah.
Selain itu, kala bersyukur dipertemukan dengan sesama volunteer hebat yang memiliki jiwa sosial tinggi dan saling mensupport. Melalui sahi pula kala diberikan kesempatan untuk mengikuti beberapa pelatihan seperti "Pelatihan Pengelolaan Sampah Bagi Pemuda di Kota Banda Aceh". Alhamdulillah sekali karena banyak ilmu baru, relasi baru, dan skill kala yang bertambah. Sampai saat ini tahun 2022, sahabat hijau terus memberikan kontribusi terutama terhadap lingkungan dan semoga terus berkembang menjadi lebih baik, bisa menjadi contoh untuk komunitas lainnya terutama yang ada di Aceh. Salam lestari☘️

Komentar
Posting Komentar